Embun Kopi Pagi Hari

Persepsi 16 Nov 2016

Rabu, mungkin tak seperti hari Senin dan Sabtu yang menggebu-gebu. Rabu sore ini sama seperti hari sebelumnya, masih kelabu.

Sepi, sunyi, sendiri. Tiga kata yang dapat menggambarkan saat ini. Bukan melankolis, tetapi memang seperti inilah realita yang ada.

Kopi, semacam senyawa yang mampu melenyapkan kelabu. Ditengah dinginnya embun hujan sore hari, hangatnya embun kopi mampu meleburkan suasana sepi.
Ini bukan puisi, hanya sebuah coretan kecil cerita tentang Rabu kelabu dan kopi di sore hari.

>> Sukabumi, 16 November 2016.

Tag

Aris Ripandi

Halo. Saya Aris Ripandi, seorang full-stack developer dan juga pengajar di sebuah kampus swasta. Ini adalah blog pribadi saya yang berisi tulisan non-teknis.